Warning: Creating default object from empty value in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-e-commerce/wpsc-includes/purchaselogs.class.php on line 582

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-e-commerce/wpsc-includes/purchaselogs.class.php:582) in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wassup/wassup.php on line 2001

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-e-commerce/wpsc-includes/purchaselogs.class.php:582) in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-popup-scheduler/wp-popup-scheduler.php on line 499

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-e-commerce/wpsc-includes/purchaselogs.class.php:582) in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-popup-scheduler/wp-popup-scheduler.php on line 505

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-e-commerce/wpsc-includes/purchaselogs.class.php:582) in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-popup-scheduler/wp-popup-scheduler.php on line 506
Tips Cara Merawat Vagina | HerbaVi | Herbal Rahasia Wanita | Solusi Sehat Alami untuk Wanita
Testimoni herbavi Herbal Rahasia Wanita

Tips Cara Merawat Vagina


Warning: strip_tags() expects parameter 1 to be string, array given in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-includes/formatting.php on line 664

Vagina memiliki mekanisme pembersihan sendiri yaitu dengan mengandalkan koloni bakteri normal yang menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam dan di sekitarnya. Keseimbangan bisa terganggu kalau pemiliknya jorok.

Penggunaan celana basah atau celana dalam terlalu ketat, misalnya, dapat mengganggu keseimbangan itu. Dalam keadaan tertentu, perawatan vagina tidak cukup hanya membersihkan bagian luar. Bagian dalam pun perlu dikuras.

Ada beberapa cara yang biasa dilakukan dalam merawat organ reproduksi wanita. Cairan pembersih khusus digunakan dengan cara menyemprotkannya ke dalam vagina. Berisi bahan aktif yang mampu melumpuhkan bakteri, kuman, serta jamur.

1. Bilas dengan cairan pembersih
Cairan pembersih khusus digunakan dengan cara menyemprotkannya ke dalam vagina. Berisi bahan aktif yang mampu melumpuhkan bakteri, kuman, serta jamur. Cairan ini bisa digunakan dalam beberapa menit.

Penggunaannya harus dengan pengawasan dokter. Karena itu, selain cairan pembilas, obatan untuk mengatasi gangguan yang ada juga akan diberikan. Tidak semua gangguan bisa diselesaikan dengan cairan ini. Paling hanya dapat mengatasi keputihan.ladi, tidak akan mampu mengatasi penyakit kelamin, apalagi penyakit menular cekcual (PMS).

2. Sinar Laser

Laser diperlukan karena penggunaan obat pembunuh kuman di vagina biasanya butuh waktu lama, apalagi kalau terjadi resistensi obat. Laser yang digunakan biasanya jenis level rendah atau low level laser therapy. Formulasi dari sinar inframerah clan ultra violet ini mampu membersihkan bakteri, jamur, dan virus dalam waktu relatif cepat.

Untuk gangguan ringan, penembakan biasanya dilakukan selama 15 menit sekali.’Bila gangguan sudah berat, butuh puluhan menit dengan beberapa kali tembakan dalam beberapa hari. Obat juga kerap diberikan oleh dokter setelah penembakan laser.

3. Terapi ozon
Dr., Mulyadi Tedjapranata, MD, dari Klinik Medizone, menyebutkan bahwa metode penggunaan terapi ozon ini layaknya menggunakan cairan pembersih. Dengan alat yang disebut vaginal insufflations, ozon dimasukkan ke organ kewanitaan dengan dosis sesuai kasus.

“Prinsipnya ozon ini berfungsi sebagai disinfektan yang bisa membunuh kuman. Tujuannya untuk mencegah masuknya kuman penyebab penyakit,” ujarnya. Dengan periode waktu tertentu pula (tergantung kasus), ozon diperlukan agar kebersihan vagina terjaga.

Agar pengobatan efektif, biasanya terapi ini dikombinasi dengan obat-obatan. Namun, ozon tidak bisa digunakan untuk mengatasi penyakit seksual atau PMS. Dan yang jelas, terapi ini harus dilakukan oleh dokter yang ahli dalam hal ini. Jika tidak digunakan secara tepat, memasukkan ozon ke organ kewanitaan hanya akan menyebabkan berkembangbiaknya bakteri yang malah merugikan vagina.

4. Penguapan hangat
Dalam ritus perawatan tubuh secara tradisional, penguapan hangat biasa digunakan untuk vagina. Meski begitu, penguapan jelas tidak efektif membunuh mikroorganisme.

Penguapan ini menggunakan ramuan wewangian sehingga mengharumkan vagina, selain menghangatkan. Karena itu, selayaknya cara ini dilakukan seperti kita menggunakan parfum badan. Tidak ada alasan selain alasan kosmetik. Meski penguapan disebut sebagai salah satu cara merawat vagina, langkah ini bukan untuk mencegah penyakit, apalagi menghilangkan gangguan.

5. Gurah vagina
Meski tak sedikit yang tertarik mencobanya, gurah vagina masih diragukan efektivitasnya. Apalagi yang menanganinya jelas-jelas bukan dokter. Tindakan ini bisa membuat semua mikrooganisme yang merugikan maupun yang normal akan mati clan hilang dari vagina. Akibatnya, vagina justru berisiko terganggu.

6. Spa vagina
Ini metode perawatan alat reproduksi wanita yang menggabungkan berbagai terapi kuno. Ada teknik pengasapan atau penguapan. Ada juga teknik pijat akupresur pada seluruh tubuh dan terutama vagina. Ada juga meditasi gerak atau semacam kegel khusus untuk vagina.

Beberapa terapi tersebut cukup aman. “Terapi spa sebenarnya umum digunakan dalam perawatan kesehatan, hanya kali ini. khusus diterapkan untuk bagian vagina saja,” ungkap Hj. Worro Harry Soeharman, M.Ph, MKA, penggagas terapi V-spa.

7. Kuras vagina
Ini adalah pengontrolan dan pembersihan vagina sampai ke mulut serta rongga rahim. Langkah ini menjadi tindakan awal agar jamur atau kuman tidak merembet ke rongga rahim atau saluran telur, yang bisa mengakibatkan kemandulan atau infeksi yang bisa memicu kanker.

Wanita yang menderita keputihan hendaknya tidak menunda pengobatan. Supaya tidak repot, penderita bisa mendatangi klinik semacam Klinik Pasutri atau Pusat Pelayanan Keluarga yang memberi pelayanan, mulai dari wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, serta membersihkan vagina sampai ke rongga rahim hingga pengobatannya tuntas.

Caranya, ujung vagina sampai rongga rahim diteropong dengan speculum. Dengan alat penjepit kain kasa (gaas) yang terlebih dulu direndam dalam betadin ini, tindakan “kuras” dilakukan.

Tidak perlu takut, karena tindakan ini sederhana dan ticlak menyiksa. Usai hasil laboratorium diketahui, dokter akan memberikan obat yang tepat. Bisa berupa obat minum atau tablet yang dimasukkan ke lubang vagina. Setelah tiga bulan, pasien diharapkan kembali untuk cek ulang.

Keputihan acap kali kambuh bila tidak diobati secara tuntas. Mengobati daerah sekitar vagina saja belum cukup, sebaiknya sampai ke dalam. Para ibu yang menghadapi masalah dengan pasangan sehubungan kasus ini bisa sekalian berkonsultasi.

Ingin Tahu Herbal Rahasia Wanita? silakan klik di sini
dan Dapatkan Solusi Sehat Alami untuk Wanita

Sumber: Senior

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tidak ada artikel yang terkait

Komentar

One Response pada “Tips Cara Merawat Vagina”
  1. Bali Wedding says:

    Ini artikel yang saya cari, biasanya daerah intim kewanitaan sangat sensitif sekali, maka dari itu perawatan terhadap daerah “V” tidak boleh sembarangan untuk membersihkannya.

    Terkadang saya suka bingung bagaimana menghilangkan atau mengurangi bau yang tidak sedap pada dareah intim itu. kadang juga merasa tidak nyaman walaupun sudah sering diberikan sabun sirih khusus untuk membersihkan daerah “V” itu……..

    Apa mungkin aroma itu tidak bisa dihilangkan, karena untuk meningkatkan dan merangsang seksualitas lawan jenis…..???? hehehehehe…..salam kenal dan thanks informasinya….

    Bali Villa, Bali Villas, Bali Property

Komentar Anda