Testimoni herbavi Herbal Rahasia Wanita

Tips Atasi Vagina Kering

vagina harum tidak berbauHarus diakui, kehidupan seks yang panas bisa membuat roda rumah tangga berputar lancar. Keintiman dengan suami bisa membuat hubungan senantiasa erat. Namun, seks yang indah itu tidak bisa terjadi begitu saja, apalagi mengingat usia kita juga terus bertambah. Tubuh tidak lagi memberi respons yang sama seperti yang dilakukan saat masih berusia 20 tahunan. Salah satu problem yang sering kita rasakan adalah vagina yang cenderung kering.

Berkurangnya kelembaban di daerah intim adalah salah satu gejala di masa menjelang menopause. Hal ini berkaitan dengan perubahan yang terjadi pada lapisan dinding vagina. Daerah “V” menjadi kering dan kurang elastis karena turunnya kadar estrogen. Selain itu, konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa berpengaruh pada keringnya daerah intim. Misalnya, obat antidepresi, kontrasepsi oral, dan obat fertilitas.

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengatasi kekeringan pada vagina:

1. Untuk membantu mengurangi kekeringan pada tubuh, banyak-banyaklah minum air. Tak hanya itu saja, menambah asupan air pada tubuh bisa membantu kinerja dan metabolisme tubuh lebih baik.

2. Jangan merokok. Merokok akan menyerang hormon estrogen wanita. Padahal hormon tersebut bertanggung jawab untuk menjaga vagina tetap sehat dan berpelumas.

3. Menurut Drs Andrew Weil dan James Duke lewat penelitian mereka yang diterbitkan di Health Journal, ada beberapa obat herbal yang bisa membantu kondisi seksual dan reproduksi wanita, yakni dong quai, fennel dan fenugreek, chasteberry, black cohosh, dan vitamin E. Vitamin E bisa diaplikasikan secara topikal sebagai lubrikan. Namun, ada beberapa orang yang sensitif terhadap vitamin E, jadi pastikan untuk mencobanya terlebih dulu di area lain.

4. Pilih makanan yang tinggi phytoestrogen, seperti kedelai, apel, kacang-kacangan, flaxseed (semacam tumbuhan rami), seledri, alfalfa, dan gandum whole grain.

5. Pilih produk perawatan tubuh tanpa bahan kimia, atau kurangi penggunaan bahan kimia yang bisa mengiritasi kulit atau tubuh. Perhatikan label-label yang tertera pada sabun, lotion, deterjen, kertas toilet, pembalut, tampon, dan lainnya. Wewangian tambahan dan bahan kimia yang sering ditemukan dalam produk-produk tadi bisa mengiritasi jaringan kulit yang sensitif, seperti vagina.

6. Banyak terdapat produk lubrikan untuk membantu Anda. Namun, jika Anda khawatir dengan kandungannya, Anda bisa membuatnya sendiri. Berikut adalah tips pembuatan cairan lubrikan buatan sendiri dari seorang bidan bernama Aviva Romm dari Amerika yang belajar di Yale University.
4 sendok teh cocoa butter
4 sendok teh minyak kelapa
2 sendok teh minyak almon
10 tetes minyak esensial sandalwood
10 tetes minyak esensial vanila
Campur bahan-bahannya, simpan di dalam botol kaca, aplikasikan setiap kali dibutuhkan.

7. Jangan tinggalkan seks. Aktivitas seksual yang rutin akan menambah aliran darah ke area genital Anda, yang tentunya juga akan meningkatkan jumlah cairan lubrikasi Anda.

Sumber: Kompas.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel terkait lainnya:

  1. Faktor Penyebab Vagina Menjadi Kering
  2. Tips Atasi Nyeri Saat Menstruasi
  3. Tips Cara Merawat Vagina
  4. Tips Perawatan Agar Miss V Tetap Kencang
  5. Apa saja Faktor Penyebab Infeksi Vagina?

Komentar Anda