Warning: Creating default object from empty value in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-e-commerce/wpsc-includes/purchaselogs.class.php on line 582

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-e-commerce/wpsc-includes/purchaselogs.class.php:582) in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wassup/wassup.php on line 2001

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-e-commerce/wpsc-includes/purchaselogs.class.php:582) in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-popup-scheduler/wp-popup-scheduler.php on line 499

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-e-commerce/wpsc-includes/purchaselogs.class.php:582) in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-popup-scheduler/wp-popup-scheduler.php on line 505

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-e-commerce/wpsc-includes/purchaselogs.class.php:582) in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-content/plugins/wp-popup-scheduler/wp-popup-scheduler.php on line 506
Kenapa Vagina Berbau? Apa Solusinya? | HerbaVi | Herbal Rahasia Wanita | Solusi Sehat Alami untuk Wanita
Testimoni herbavi Herbal Rahasia Wanita

Kenapa Vagina Berbau? Apa Solusinya?


Warning: strip_tags() expects parameter 1 to be string, array given in /home/h55826/public_html/herbavi/wp-includes/formatting.php on line 664

vagina harum tidak berbauVagina berbau busuk adalah kondisi umum yang kadang-kadang dimiliki wanita. Diperkirakan 30% wanita pernah mengalaminya. Banyak wanita menduga bau vagina itu disebabkan kurangnya kebersihan pribadi sehingga mencucinya secara berlebihan. Mereka tidak menyadari bahwa hal itu justru memperburuk masalah. Sebab Bagian dalam vagina memiliki sejumlah besar mikro-organisme yang disebut flora vagina.

Flora yang umumnya dari jenis lactobacillus itu berperan menciptakan lingkungan asam yang melindungi vagina. Dengan cara itu, vagina melindungi diri terhadap infeksi dan bakteri luar. Dalam keadaan sehat, keseimbangan flora terjaga sehingga vagina tidak berbau atau hanya berbau samar yang khas. Jika keseimbangan flora terganggu, bakteri jenis gardnerella dan lainnya dapat berkembang biak, sehingga menciptakan kondisi yang disebut vaginosis bakteri.

Pengaruh Spiral KB

Kehamilan, penggunaan spiral KB, pemakaian antibiotik dan merokok dapat memicu vaginosis. Vaginosis bakteri bukan infeksi tetapi peningkatan jenis bakteri jinak yang biasa hadir dalam vagina. Kondisi ini hanya membuat tidak nyaman karena menyebabkan vagina mengeluarkan lendir berwarna bening keabu-abuan yang berbau menyengat (seperti ikan busuk).

Selain ketidaknyamanan, vaginosis tidak menyebabkan masalah lain. Keseimbangan alami antarbakteri berbeda biasanya akan pulih sendiri secara alami dalam beberapa hari. Banyak wanita yang mendapati vaginanya berbau menyengat kemudian membersihkan vagina secara intensif. Hal ini justru memperparah kondisinya dan meningkatkan risiko infeksi. Mencuci vagina berlebihan, apalagi dengan sabun antiseptik, akan meningkatkan pH sehingga mengganggu keseimbangan flora vagina.

Apa yang harus dilakukan?

Bila Anda memiliki masalah bau vagina, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengembalikan keasaman agar terjadi keseimbangan flora vagina. Membasuh daerah kemaluan dengan air hangat dan sabun ringan ber-pH netral sudah cukup pada kebanyakan kasus. Bila masalah Anda masih berlanjut setelah beberapa hari, konsultasikan dengan dokter Anda. Dokter dapat memeriksa bila ada kondisi lain seperti penyakit menular seksual (PMS) atau infeksi yang menyebabkan bau tidak sedap.

Banner-Herbavi-GIF

Sumber: majalahkesehatan.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel terkait lainnya:

  1. Waspadalah terhadap Vaginosis Bakterialis !
  2. Apa saja Faktor Penyebab Infeksi Vagina?

Komentar Anda