Obat Tradisional Agar Vagina Kembali Kesat

obat-tradisional-vagina-kesat-rapetBanyak suami merasa enggan berhubungan seks dengan istrinya, karena sewaktu senggama berlangsung vagina istri terasa “becek” sehingga suami merasa terganggu dan kehilangan selera.

Jangan biarkan hal ini berlarut-larut, jangan – jangan nanti anda akan ditinggalkan suami begitu saja. Usahakan suami anda tetap kerasan di rumah. Sehingga ia tidak bakal melirik perempuan lain.

Untuk mengatasi lendir yang terlalu banyak gunakanlah ramuan obat tradisional di bawah ini supaya vagina menjadi kesat. Read more

Tips Atasi Vagina Kering

vagina harum tidak berbauHarus diakui, kehidupan seks yang panas bisa membuat roda rumah tangga berputar lancar. Keintiman dengan suami bisa membuat hubungan senantiasa erat. Namun, seks yang indah itu tidak bisa terjadi begitu saja, apalagi mengingat usia kita juga terus bertambah. Tubuh tidak lagi memberi respons yang sama seperti yang dilakukan saat masih berusia 20 tahunan. Salah satu problem yang sering kita rasakan adalah vagina yang cenderung kering.

Berkurangnya kelembaban di daerah intim adalah salah satu gejala di masa menjelang menopause. Hal ini berkaitan dengan perubahan yang terjadi pada lapisan dinding vagina. Daerah “V” menjadi kering dan kurang elastis karena turunnya kadar estrogen. Selain itu, konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa berpengaruh pada keringnya daerah intim. Misalnya, obat antidepresi, kontrasepsi oral, dan obat fertilitas. Read more

Merapatkan Vagina Pasca Melahirkan

merapatkan otot vagina dengan ramuan tradisional HerbaViBiasanya terjadi banyak perubahan secara fisik pada tubuh sang ibu setelah melahirkan, khususnya pada bentuk tubuh, perut yang tidak sekencang dulu dan pada organ kewanitaan. Inilah yang menjadi awal perjuangan seorang ibu. Ia harus mampu merawat si buah hati dengan penuh kasih sayang, tapi pada saat yang sama ia juga dituntut untuk tampil sebagai istri yang selalu tampil cantik di hadapan suami. Berikut ini beberapa tips perawatan untuk wanita setelah melahirkan. Read more

Varises Vagina pada Ibu Hamil

varises-vaginaVarises tidak hanya terjadi di kaki, tetapi juga di bagian tubuh lain, seperti di vagina. Sebenarnya secara anatomi sama saja varises vagina dengan varises di bagian tubuh lain, yakni terjadinya pelebaran pembuluh vena. Volume darah pada wanita hamil bertambah banyak, bisa sampai 20 persen, sehingga terjadi pengenceran darah. Dengan bertambahnya volume darah dan juga beban tubuh, maka organ-organ yang banyak memiliki pembuluh vena seperti vagina mengalami pelebaran.

Varises pada vagina bisa dicegah dengan konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya akan antioksidan alami serta serat. Read more

Faktor Penyebab Vagina Menjadi Kering

kanker-serviksSecara alami ketika terangsang secara seksual, vagina akan mengeluarkan lendir untuk lubrikasi sehingga aktivitas seksual terasa nyaman. Namun adakalanya produksi lendir itu sangat sedikit, hingga terasa kering yang berakibat terasa menyakitkan ketika melakukan hubungan seks, bahkan dapat menimbulkan lecet pada bagian dalam vagina dan rasa nyeri pasca berhubungan.

Ada banyak faktor yang menyebabkan vagina menjadi kering, sehingga mengganggu aktivitas seksual. Berikut diantaranya : Read more

Waspada! Bedak Vagina bisa Picu Kanker

bedak bayi bisa picu kankerArtikel ini masih berkaitan dari artikel sebelumnya yaitu Bahaya Bedak bagi Vagina. Masih menyoroti tentang bahaya penggunaan bedak bagi vagina.

Pemakaian bedak secara serampangan bisa berdampak buruk bagi bayi. Bahkan, para dokter tidak menganjurkan orangtua untuk memberikan bedak di organ vital anak perempuan karena bisa menyebabkan gangguan reproduksi saat masa dewasa, bahkan kanker.

Bagaimana jika sudah terlanjur?

Lalu, apa yang harus dilakukan apabila si kecil telanjur sering dipakaikan bedak di vagina? Menurut penjelasan dr Judi Januadi Endjun, SpOG, dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, kebiasaan memakaikan bedak di organ intim anak perempuan sebaiknya dihentikan. Read more

Waspadai Kista Menyerang Indung Telur

kista ovarium indung telurSebagian besar kaum perempuan di negeri ini, boleh jadi, belum memahami sepenuhnya fungsi dari indung telur (ovarium). Padahal, ovarium merupakan salah satu “properti” penting bagi kaum perempuan yang wajib dijaga dan dipelihara sebaik-baiknya.

Setiap wanita memiliki dua indung telur di sebelah kanan dan kiri. Ukurannya sebesar biji kenari. Ovarium berfungsi menghasilkan ovum alias sel telur, yang diproduksi setiap bulan oleh wanita, mulai dari masa pubertas hingga menopouse.

Setiap gangguan pada ovarium dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, perkembangan, dan kematangan sel telur. Beberapa gangguan yang kerap mengganggu ovarium adalah penyakit kista ovarium, sindrom ovarium polikistik, dan kanker ovarium. Tapi, dari semua gangguan tadi, penyakit kista ovarium paling sering menyerang indung telur wanita. Read more

Next Page »