Testimoni herbavi Herbal Rahasia Wanita

Apakah Ukuran Payudara Mempengaruhi Resiko Kanker Payudara?

kanker-payudaraBenarkah perempuan berpayudara besar berisiko terserang kanker payudara dan perempuan berpayudara kecil tidak akan bisa memproduksi ASI lebih banyak. Anda yang mempunyai payudara dengan ukuran agak kecil atau justru kebalikannya mungkin sering bertanya-tanya apakah ukuran payudara bisa berpengaruh bagi kesehatan. Menurut ANce Y. Chang, M.D, seorang ahli dari Brigham and Womenfs Hospital, Amerika Serikat, besar kecilnya payudara seseorang tidaklah berpengaruh besar pada kondisi kesehatannya. Berikut fakta-fakta yang perlu Anda ketahui seputar ukuran payudara dan pengaruhnya bagi kesehatan:

Hubungan Ukuran Payudara dengan Produksi ASI
Ukuran payudara tidak mempengaruhi jumlah produksi ASI. Karena ukuran payudara lebih tergantung pada jumlah serat-serat otot dan jaringan lemak di bagian tersebut, dan bukan pada kelenjar susu, perempuan berpayudara besar tidak selalu menghasilkan ASI lebih banyak. Produksi ASI dirangsang oleh hormon dan bertambah sesuai dengan kebutuhan. Jadi semakin sering anda menyusui si kecil maka semakin bertambah pula persediaan ASI yang anda miliki. Beberapa faktor lain yang juga mempengaruhi produksi ASI adalah kelelahan, stres dan depresi.

Anda jangan terlalu khawatir jika kebetulan memiliki ukuran payudara yang tidak terlalu besar. Jangan pernah meremehkan kemampuan anda sendiri untuk menyusui si kecil atau langsung menyerah begitu saja tanpa berkonsultasi ke dokter sebelumnya. Ada berbagai cara yang bisa dicoba untuk bisa meningkatkan produksi ASI. Yang jelas kesulitan yang muncul dalam menyusui sama sekali tidak berkaitan dengan ukuran payudara si ibu.

Hubungan Ukuran Payudara dengan Kanker Payudara
Para peneliti menemukan bahwa ukuran payudara tidak mempengaruhi risiko terserang penyakit kanker payudara. Selain itu, ukuran payudara juga tidak mempengaruhi penanganan yang diberikan pada penderita kanker payudara secara keseluruhan. Jenis kanker payudara yang paling sering terjadi umumnya berkaitan dengan kondisi sel-sel yang terletak di sepanjang kelenjar penghasil air susu. Karena perempuan yang ukuran payudaranya lebih besar tidak selalu memiliki jaringan kelenjar susu yang lebih banyak maka cukup masuk akal jika perempuan berpayudara lebih besar tidak memiliki risiko tinggi terserang kanker payudara.

Tidak perlu khawatir jika sel-sel kanker akan sulit terdeteksi karena ukuran payudara anda yang agak besar. Penyebab utama kanker tersebut tidak terdeteksi hanyalah jika anda tidak menjalani pemeriksaan rutin atau tidak mempedulikan adanya benjolan yang anda rasakan di bagian payudara.

Lalu bagaimana dengan wanita gemuk yang biasanya mempunyai ukuran payudara lebih besar. Berdasarkan penelitian, faktor berat badan yang berlebih itulah yang lebih berpengaruh pada tingginya risiko terserang kanker payudara. Jumlah jaringan lemak yang lebih banyak bisa meningkatkan kadar estrogen yang selama ini sering dianggap sebagai biang keladi tingginya risiko terserang kanker.

Banner-Herbavi-GIF

Sumber: perempuan.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel terkait lainnya:

  1. Lawan dan Cegah Kanker Payudara dengan Teh Hijau
  2. Ternyata Minum Kopi Bisa Turunkan Resiko Kanker Endometrium

Komentar Anda